

Pada awal januari 2026, Desa Parigi di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, mengalami banjir akibat hujan deras dan luapan sungai cidurian . Akibatnya sungai cidurian meluap, sejumlah pemukiman di wilayah tersebut terendam air dengan ketinggian sekitar 50cm s/d 150cm, menyebabkan gangguan aktivitas warga dan kerusakan sementara pada beberapa fasilitas umum.
Dampak Banjir di Desa Parigi
Banjir ini mengakibatkan ratusan warga harus mengungsi sementara dan mengamankan barang berharga mereka dari genangan air. Beberapa jalan utama di desa ini juga terendam, menyulitkan mobilitas dan distribusi bantuan. Tidak ada laporan korban jiwa, namun banyak warga mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan membutuhkan bantuan darurat.
Upaya Penanganan dan Bantuan dari Pihak Berwenang
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dan aparat desa segera melakukan evakuasi dan penanganan darurat di lokasi terdampak. Petugas kesehatan dari Polres Serang juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak banjir, guna mencegah penyebaran penyakit yang biasanya timbul pasca-banjir.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berlangsung di wilayah ini. Pemerintah desa dan perangkat terkait terus memantau kondisi dan siap memberikan bantuan serta melakukan langkah mitigasi agar dampak banjir dapat diminimalisir.
Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan
Kecamatan Cikande termasuk salah satu wilayah yang rawan banjir, terutama saat musim hujan. Pemerintah desa dan masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti membersihkan saluran air dan menyiapkan perlengkapan darurat. Semoga dengan kesiapsiagaan ini, dampak dari banjir dapat diminimalisir dan masyarakat tetap aman.
